Tersangka Pembunuhan Dante Sempat Cek Keberadaan CCTV di Kolam Renang

Polisi pertimbangkan penerapan pasal pembunuhan berencana usai terungkap fakta tersangka pembunuhan Dante (6) sempat mengecek keberadaan CCTV di Kolam Renang.

Jakarta, CNN Indonesia — Yudha Arfandi, tersangka pembunuhan Dante (6) anak dari Tamara Tyasmara disebut sempat mengecek keberadaan CCTV di Kolam Renang Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa.

Namun, dalam rekonstruksi yang digelar oleh penyidik Subdit Jatanras di Polda Metro Jaya, Yudha sempat membantah hal tersebut.

“Saat di adegan 13 yang mana posisi itu sudah menuju ke kolam renang ada satu adegan di mana tersangka ini tidak mengakui bahwa telah mengakses melalui browsing di internet untuk mengecek di lokasi apakah ada CCTV atau tidak,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, Rabu (28/2).

“Padahal pada kenyataannya, si tersangka mengakses atau mem-browsing, mencari CCTV yang ada di kolam renang sana,” lanjutnya.

Wira mengungkapkan fakta bahwa Yudha sempat mencoba mengakses CCTV di kolam renang itu berdasarkan hasil pemeriksaan dan analisis digital.

Berdasarkan hasil analisis digital itu, polisi akan mempertimbangkan penerapan Pasal 340 KUHP soal Pembunuhan Berencana dalam kasus ini.

“Ini sebagai bahan nantinya kita mempertimbangkan dalam penerapan pasal, khususnya dalam penerapan Pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana,” ucap Wira.

Sebelumnya, Dante anak dari Tamara dilaporkan meninggal dunia karena tenggelam saat berenang di kolam renang di kawasan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (27/1).

Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, polisi menetapkan Yudha Arfandi, yang merupakan kekasih Tamara, sebagai tersangka dalam kasus ini.

Yudha pun ditangkap aparat kepolisian di daerah Pondok Kelapa. Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi lantas melakukan penahanan terhadap Yudha.

Dalam kasus ini, Yudha dijerat Pasal 76c Jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 dan atau Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP.

Kepada polisi, Yudha mengaku alasannya membenamkan Dante di kolam renang itu adalah untuk latihan pernapasan agar lebih kuat.

Berdasarkan hasil autopsi, Dante dipastikan meninggal karena tenggelam. Hal ini berdasarkan tanda-tanda yang ditemukan pada tubuh korban.

(dis/isn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*